Ramalan
Siapa sih warga kota metropolitan yang segera menjadi megapolitan ini yang ngga tertarik diramal? Sepertnya keadaan yang tak menentu ditambah dengan sedikit keputusasaan dalam meningkatkan taraf hidup, serta bumbu-bumbu ambisi membuat ramal-meramal menjadi sangat dekat dengan kehidupan kita, dan saya pikir tidak akan lekang oleh trend..
Saya juga selalu penasaran untuk diramal..
Pengalaman Pertama
Seorang rekan kerja di radio dulu yang dikabarkan memiliki "kepekaan" yang cukup tinggi;
"Gue mau doong diramal.."
"Ah cape ah gue.. Hidup lo terlalu ribet untuk diramal!!!"
(terdiam..) sigh!!
Pengalaman Kedua
Seorang temannya teman, sangat ahli dalam membaca garis tangan, bahkan dia bisa menyembuhkan penyakit, sudah terbukti dengan melihat teman-teman lain yang sebelumnya diramal, ternyata semuanya benar.. Sekarang giliran saya;
(setelah melihat telapak tangan dan wajah saya secara mendalam)
"Dari moyang bapak kamu ada yang punya ilmu tinggi… dan kamu dititipin pendamping.. Trus kata pendamping kamu saya ngga boleh baca garis tangan kamu!!"
(Terdiam dengan penuh kekecewaan…)
"Tapi kalau kamu mau, kamu sebenarnya punya ‘bakat’, mau dibukain?? Kamu bisa ‘liat’, bahkan kamu juga bisa punya kemampuan menyembuhkan!!"
(huh males banget!!! Film The Eye udah cukup bikin trauma, ngga perlu kejadian itu menimpa gue!!)
Pengalaman Ketiga
Kali ini diramal menggunakan Tarot oleh peramal profesional yang biasa nongkrong di salah satu cafe di Bandung.. Setelah dapet tiga kartu..
Yang pertama karir.
"Hmmm kamu udah di track yang bener nih, butuh perjuangan sih, tapi akan sampai ke puncak kok.."
Yang kedua keuangan.
"Ngga ada masalah, cuman easy come easy go, kamu susah saving!!"
Yang ketiga percintaan.. (ada pacar saya disebelah ikut mendengarkan)
"Waduh!! banyak banget ya cabangnya.. Kamu ngga bisa liat yang bening dikit nih, banyak banget yang suka sama kamu, dan kamu kasih cintanya.. Kamu susah setia!!"
(Semua Terdiam sambil liat-liatan dengan muka ngga enak,.. saya mati gaya!)
"Tapi pacar yang sekarang nih bagus buat kamu.."
(setidaknya ada kabar bagus yang bisa sedikit menenangkan hati pacar saya..)
Pengalaman Keempat
Oleh seorang teman gadungan yang bisa dibilang pemula dalam ramal meramal
"Wah karir lo ujung2nya agak susah nih, banyak cabangnya, lo hars nentuin pilihan.. Keuangan yah lumayan bagus lah, lancar, percintaan lo penuh liku-liku nih ndra. lo harus tentuin ke satu orang aja."
(saya… setengah percaya aja)
Pengalaman Kelima
Oleh seorang teman baru yang tampak cukup ahli, mendengar rekomendasi orang yang bilang dia canggih banget.. Yah sok, try me!!!!
"Kamu ngga bisa ambil side job nih! harus fokus!! Karis sebenernya lancar-lancar aja, cuman perlu usaha.. Keuangan juga ok, tapi kamu perlu saving!!"
(ok, masih tersenyum)
"Kamu agak susah ngedengerin orang ya!! apalagi kalo kamu udah ngga respect sama orangnya, dia mau ngomong apa ngga akan kamu dengerin ya!!"
(masih bener)
"Kamu banyak tau rahasia orang ya!! hati-hati, mulut kamu bisa jadi boomerang buat kmu tuh!!"
(mulai tegang)
"Kamu akan menikah 2 kali nih, itu gara-gara salah kamu sendiri.."
(langsung, mengerti… pasti karena gue selingkuh. HIX!!!)
"Orang yang cinta ke kamu akan ngasih cintanya 100% buat kamu, tapi kamu ngga bisa mencintai dia 100%, paling banter 90%, selebihnya buat yang lain-lain"
"Maksudnya??"
"Kecengen-kecengan kamu yang lain!!!"
(kali ini terduduk lunglai, dan berpikir lama…)
Ini mengerikan!!! Ada ya orang dikutuk untuk tidak setia?? Pacar-pacar saya yang akan datang… MAAFKAN SAYA!!!"