Good Lovers
Why All Good Lovers Are Posessive??
Diawali dengan rasa penasaran terhadap perubahan prilaku beberapa teman. Beberapa teman saya adalah pribadi yang bebas, mandiri, kuat, dan riang… Beberapa teman saya yang tadi itu juga sekarang sudah punya pacar. Sekarang mereka sudah jarang muncul, menjadi tergantung dengan pacarnya, tidak sebebas dulu..
"Nanti kita ketemuan ya di PS, rame-rame aja!!"
"OK.."
"Lo lagi dimana nih??"
"Di rumah Doni, nanti jam 7 kan, gw berangkat dari sini jam 6 deh.."
"OK, sampe nanti, daaah.."
Jam 7 di PS…
"Hey lo dimana? anak-anak udah di PS nih.."
"Gue ga jadi ikut Ndra, Doni ga mau pergi.."
"Ya udah lo aja!!"
"Ya ga mungkin lah Ndra"
"Kok gitu sih? biasanya lo selalu bisa… Kenapa sih sejak pacaran lo jd gak pernah ngumpul2 lagi? Lo dipelet ya ma Doni? posesif amat sih pacar lo.."
"Ngga ndra, gue cuman Jatuh Cinta…"
"*#>>&%.??????.. (terdiam)"
Akhirnya saya merasakan hal yang sama.. Hanya saja saya lebih radikal, dan ngga membiarkan kebebasan saya terenggut. Meskipun saya merasa sangat nyaman bersamanya.. 2 kali saya merasakan tipe orang yang seperti itu, they all good lovers!!! They really do…
Mulai bercermin… I’m a good lovers, saya bisa membuat pacar saya jatuh cinta sama saya, saya bisa membuat pasangan saya bahagia bersama saya, saya juga cukup romantis.. Tapi saya ngga posesif!! bahkan sangat kurang cemburuan…
Apakah mungkin karena saya tidak mencintainya sebanyak itu? Apakah mungkin karena saya tidak mencintai 100 %?(lihat ramalan) Apakah sudah pasti orang yang posesif itu karena dia sangat mencintai pasangannya?
Tampaknya memang ada 2 tipe pencinta..
Pilih mana:
Good lover but doesnt love you 100%, or Good lover but posessive?
Sepertinya yang memilih saya akan lebih sedikit… hix