<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Otak dan Hati</title>
	<atom:link href="http://indrafebriansyah.blog.friendster.com/2006/04/otak-dan-hati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indrafebriansyah.blog.friendster.com/2006/04/otak-dan-hati/</link>
	<description>One would never understand LOVE without being hurt by it... (wise man said) I prefer understanding love by cherish every moment of it.  </description>
	<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 13:12:25 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: Vebi</title>
		<link>http://indrafebriansyah.blog.friendster.com/2006/04/otak-dan-hati/#comment-22</link>
		<dc:creator>Vebi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 08:21:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indrafebriansyah.blog.friendster.com/2006/04/otak-dan-hati/#comment-22</guid>
		<description>wah berat nih mas indra...
dari komentar temennya mas indra tuh kaya'nya bener juga.
tapi yg aku rasain n aku lakukan sekarng yahh kaya' yang mas indra bilang itu...
karena "positive thinkiing is better than heart fellings"...

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah berat nih mas indra&#8230;<br />
dari komentar temennya mas indra tuh kaya&#8217;nya bener juga.<br />
tapi yg aku rasain n aku lakukan sekarng yahh kaya&#8217; yang mas indra bilang itu&#8230;<br />
karena &#8220;positive thinkiing is better than heart fellings&#8221;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rio</title>
		<link>http://indrafebriansyah.blog.friendster.com/2006/04/otak-dan-hati/#comment-21</link>
		<dc:creator>Rio</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Nov 2007 15:33:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://indrafebriansyah.blog.friendster.com/2006/04/otak-dan-hati/#comment-21</guid>
		<description>Memilih untuk percaya pada logika memang lebih tidak menyakitkan. Namun, apakah menjamin kebahagiaan? Karena di saat memilih nalar, kita menjadi tidak dapat merasakan. Apapun.

Ijinkan saya menutup komentar ini dengan kutipan dari orang yang perannya sangat penting di hidup saya. Katanya, "Being single is great, but everybody WANTS to fall in love."

Rite?
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memilih untuk percaya pada logika memang lebih tidak menyakitkan. Namun, apakah menjamin kebahagiaan? Karena di saat memilih nalar, kita menjadi tidak dapat merasakan. Apapun.</p>
<p>Ijinkan saya menutup komentar ini dengan kutipan dari orang yang perannya sangat penting di hidup saya. Katanya, &#8220;Being single is great, but everybody WANTS to fall in love.&#8221;</p>
<p>Rite?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
