Ibu, Perjalanan, dan Balas Jasa

Mom
Tiba saatnya saya membalas jasa ibu saya. Saya ingin mengajak ibu liburan
mengunjungi kota-kota terindah di Italia… bahkan mungkin terindah di dunia..

Liburan kali ini saya dedikasikan untuknya.

Beberapa hal yang harus saya sadari sebelumnya, ibu saya kini memiliki
beberapa kekurangannya, seperti:

- Ngga kuat jalan kaki lama

- Tidak hobi naik tangga (lebih karena alasan tidak kuat)

- Susah membedakan jalan dan landmark, sehingga mudah
tersesat

- Bukan fotografer handal

- Tidak bisa menahan saat ingin buang air

- Mudah panik

 

Namun Ibu saya termasuk perempuan luar biasa.. Terutama dalam hal
traveling. Dia sudah membuktikannya dengan berulang kali menjelajah eropa
sendiri.

 

Niat saya adalah ingin bikin ibu senang, ingin ibu merasakan kekaguman yang
sama dengan saya atas keindahan Kota-kota di Italia..

 

Kali itu itinerari kami adalah; Roma, Firenze(Florence), Siena, Pisa,
Venezia(Venice). Semua akomodasi telah saya persiapkan, hotel sudah dibooking,
begitu pula dengan tiket kereta api.

Sebagai catatan, semua kota-kota ini sudah pernah saya kunjungi sebelumnya,
bahkan saya sudah cukup hafal dengan seluk beluk kota-kota ini, sehingga
perjalanan kali ini saya dedikasikan untuk ibu saya.

 

Another_mother_and_son
Cuaca panas di akhir bulan Juni ternyata kurang menyenangkan buat ibu saya.
Dia jadi mudah lelah, sepatunya lecet karena kita musti berjalan panjang, AC di
salah satu hotel yang kami kunjungi mati, sehingga keindahan kota-kota yang
kami kunjungi sedikit memudar… Hebatnya ibu saya
tidak mengeluh!!

 

Meskipun saya tau dia lelah, tetapi dia selalu menunjukan ketertarikan pada
objek-objek yang dengan semangat saya tunjukan padanya.

 

Dia sudah cukup
banyak bertoleransi dengan rencana perjalanan yang telah saya susun, kali ini
saya yang harus bertoleransi dengan segala keterbatasannya…

 

Saya pun sadar ketertarikan kami pada suatu objek tidak akan sama, sebagai
contoh:

- Saya sangat mengagumi mahakarya arsitektur manusia, ibu
lebih menyukai alam yang indah.. Tetapi dia menunjukan ketertarikannya saat
kami mengunjungi Gereja Santa Maria Del Fiore di Firenze

- Saya sangat bersemangat untuk naik ke titik tertinggi
setiap kota yang saya kunjungi, meski harus antri dan menaiki ratusan anak
tangga, Ibu saya lebih suka boat trip melihat kota dari sungainya… Tetapi dia
bersedia untuk menunggu saya di bawah..

- Saya lebih suka menjelajahi kota dengan berjalan kaki,
ibu saya senang naik Tram… Tetapi dia bersedia untuk ikut berjalan kaki
mengikuti saya.

- Saya senang mencoba masakan lokal, ibu saya lebih suka
masakan yang kaya bumbu dan spicy… Tetapi dia bersedia untuk makan Bistecca
Fiorentina yang merupakan makanan khas Region Toscana.

 

Bahkan beberapa tahun silam pun, ketertarikan kami pada suatu objek tidak
sama:

- Ibu saya tidak terlalu hobi sama roller coaster, dan
hal-hal yang mengerikan lainnya, saya senang sekali waktu diajak ke
Disneyland… Ibu saya bersedia menunggu berjam-jam sampai saya puas naik Space
Mountain

- Ibu saya mengajak untuk ikutan Night Cruise melintasi
sungai Seine Paris, tetapi saya kecapean dan ngantuk… Kami berdua tetap di
kamar hotel malam itu, saya tidur dia menghitung sisa uang.

- Ibu saya mengajak untuk ikut jalan-jalan di Kota Denia
Spanyol, saya malas dan memilih untuk tetap di pantai… Ibu pulang dari Kota
dan membawakan saya kaos, celana renang dan kacamata hitam..

 

Saya merasa gagal… Perjalanan itu bahkan tidak setengahnya membalas jasa
ibu saya..

 

Seorang anak memang tidak akan pernah bisa membalas jasa orang tuanya… Satu-satunya
cara dia membalas jasa orang tuanya adalah dengan melakukan setidaknya kebaikan
yang sama pada anaknya kelak…

 

“Sekarang pertanyaannya… Kapan ya saya punya anak??”

3 Responses to “Ibu, Perjalanan, dan Balas Jasa”

  1. Tisa Says:

    wags, ndra..gue mendadak jadi inget nyokap gue..
    uhuhu, terharu…..

  2. dita Says:

    very very very very very very very very very very very very touchy…

    semoga anak gw nanti bisa berpikir seperti ini…

  3. Vebi Says:

    ya’aumpyuun mas indra…
    bikin aku jd kangen sama mama…
    hiks hiks hiks… tapi keyen keyen keyen… buat orang yg berkesembpatan lebih dari yg yg lainnya , bisa berkeliling dunia, mas indra gak menyia2kan waktu hanya buat jalan2 n foya2 aja… tapi membuat suatu sejarah. minimal buat diri mas indra n kluarga (termasuk akyu kann! hehe) itu berguna bgttt….

Leave a Reply